Kamis, 18 April 2013

Menurunkan berat badan
Hari ini aku mau kasih info buat yang mau menurunkan berat badan maupun yang ingin berat badannya ideal
ok sekarang langsung aj y.... gini...



Cara Mengukur Berat Badan Ideal

·         BMI atau body mass index seseorang, diukur berdasarkan berat dan tinggi badan. Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang underweight (di bawah normal), normal, overweight (di atas normal), atau obese (jauh di atas normal). BMI tidak diukur berdasarkan jenis kelamin ataupun usia. BMI juga tidak bisa dihitung jika orang tersebut dalam keadaan hamil, pada olahragawan, dan anak-anak, karena mereka masih dalam tahap tumbuh kembang.

Rumus perhitungan BMI adalah:
berat badan : (tinggi badan/100)2
Sebagai contoh, jika berat badan seseorang 50 kg dan tinggi badannya 160 cm, cara menghitung BMI-nya sebagai berikut:
BMI = 50 dibagi (160/100)2 = 50:2,56 = 19,53

Jika hasil perhitungannya di bawah 17, orang tersebut dikatakan underweight. Jika angkanya antara 18 hingga 21, maka indeks massa tubuhnya normal. Jika angkanya di atas 25, orang tersebut overweight, dan jika di atas 29 artinya orang tersebut sudah mengalami obesitas.

Underweight
Underweight atau berat badan dibawah normal bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti faktor genetik, mengalami penyakit tertentu (misalnya diabetes), kekurangan nutrisi, atau mengalami gangguan pola makan seperti anoreksia ataupun bulimia. Agar berat badan bisa kembali normal, hal pertama yang harus dilakukan ialah mencari apa yang menjadi penyebabnya, misalnya jika ternyata orang tersebut mengalami anoreksia atau diabetes, gangguan tersebut harus disembuhkan lebih dulu. 

Normal weight
Pertahankan berat badan yang normal dengan menjaga asupan Anda. Konsumsilah protein, lemak dan karbohidrat secukupnya, perbanyak makan sayuran, buah, dan banyak minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari. Air amat dibutuhkan, karena 90% tubuh terdiri dari air. Dengan jumlah air yang cukup, lambung akan merespon dengan memberikan rasa kenyang, sehingga bisa membantu menekan selera makan. 

Olahraga dan istirahat yang cukup juga diperlukan. Istirahat yang baik ialah dengan tidur nyenyak 5-8 jam di malam hari. Jika Anda mendengkur saat tidur atau sering terbangun, artinya tidur Anda kurang berkualitas. Hindari begadang karena justru akan membuat tubuh menjadi gemuk, karena metabolisme tubuh Anda yang seharusnya beristirahat, malah bekerja. 

Overweight dan obese
Kegemukan diawali dengan pola makan yang tidak sehat, misalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani (seperti daging merah) dan yang tinggi karbohidrat (seperti nasi, mi, dan pasta). 
“Lemak yang menumpuk, terutama di sekitar pinggang, bisa memicu banyak penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan kolesterol, dan asam urat. Penyakit-penyakit tersebut bisa menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah yang akan memicu penyakit jantung koroner”, ujar dr. Witri Rahmania.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan, segera turunkan secara perlahan dan bertahap. Yang paling penting adalah dengan menjaga pola makan, yaitu mengurangi karbohidrat, mengonsumsi lebih banyak serat, banyak minum air putih, dan berolahraga secara teratur.






10 Penyebab Kegagalan dalam Menurunkan Berat Badan

Jika Anda makan makanan sehat dengan ketat dan sudah berolahraga teratur, namun masih juga gagal menurunkan berat badan, mungkin inilah saatnya untuk memperhatikan hal-hal yang menghambat usaha Anda. Simaklah 10 penyebab kegagalan dalam mengurangi berat badan berikut.

1. Anda makan berlebihan setelah berolahraga
Baru saja olahraga, Anda sudah makan banyak (bukankah Anda baru saja membakar kalori Anda?) Malah, saat kita tidak berlebihan memperkirakan kalori yang kita bakar saat latihan, Anda bisa saja mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang Anda bakar saat latihan, yang membuat berat badan Anda bertambah dan bukan berkurang.

2. Anda tidak cukup tidur
Kurang tidur dapat mengurangi manfaat dari latihan Anda dan menyebabkan berat badan Anda bertambah. Kurang tidur tidak hanya berpengaruh pada kemampuan dan daya tahan tubuh, namun juga memperlambat proses metabolisme, menambah nafsu makan. Selain itu, kurang tidur dapat meningkatkan kadar stress, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

3. Anda terlalu banyak minum-minuman yang manis
Anda sudah memperhatikan apa yang Anda makan, mengurangi makanan yang berlemak dan tidak makan kudapan di antara makan besar Anda, namun apakah Anda sudah mempertimbangkan jumlah kalori yang mungkin Anda minum setiap hari? 

Kita semua tahu bahwa sumber minuman berkalori yang tidak baik berasal dari alkohol, Anda sebaiknya juga memerhatikan jumlah kalori dalam jus buah, minuman ringan dan berbagai minuman yang panas. Setiap kalori berasal dari asupan harian Anda, jadi jangan sepelekan minuman Anda!

4. Anda makan dengan porsi besar
Jika Anda makan makanan yang rendah lemak dan sehat, perhatikan juga porsi Anda. Meskipun Anda berpikir bahwa Anda hanya makan tiga kali sehari, dengan porsi yang besar yang kita konsumsi Anda sebenarnya makan sama dengan enam atau lebih ukuran porsi standar tiap harinya. Perlu Anda perhatikan, bahwa meskipun makanan yang Anda makan itu sehat, tetap saja Anda harus memakannya dengan tidak berlebihan.

5. Anda makan terlalu sedikit

Meski makan terlalu banyak dapat menyebabkan berat badan Anda bertambah, makan terlalu sedikit juga dapat membuatnya sulit untuk mengurangi berat badan. 

Tubuh Anda memiliki naluri alami untuk melindungi dirinya, sehingga saat tubuh Anda tidak diberi cukup asupan makanan, maka tubuh secara otomatis akan berubah menjadi mode kelaparan, yang menyebabkan proses metabolisme melambat dan tubuh akan menimbun lemak dan kalori. Hal tersebut akan membuat tubuh menjadi semakin sulit untuk mengurangi beratnya.

6. Anda tidak konsisten

Barangkali hal yang membuat metabolisme dan lingkar pinggang Anda semakin buruk daripada makan terlalu banyak atau terlalu sedikit adalah Anda sering mengubah pola makan Anda secara ekstrem.

Jika Anda secara teratur menambah dan mengurangi diet Anda atau membuat tubuh Anda kelaparan lalu makan gila-gilaan setelahnya, maka Anda akan merusak metabolisme Anda dan menyebabkan tubuh Anda menyimpan lebih banyak lemak. 

Karena makan terlalu sedikit akan menyebabkan metabolisme Anda melambat, dengan makan gila-gilaan setelah masa itu, akan menyebabkan berat tubuh Anda semakin cepat bertambah.

7. Anda tidak mengubah latihan Anda

Jika Anda melakukan latihan yang itu-itu saja, mungkin latihan Anda tersebut kini sudah tidak berpengaruh lagi. Melakukan aktivitas latihan yang sama lagi dan lagi tidak hanya membuat Anda bosan, yang akan menyebabkan Anda kekurangan motivasi dan menunda latihan Anda, namun hal tersebut juga dapat mengurangi intensitas dan hasil latihan Anda. 

Saat tubuh Anda menjadi lebih efisien pada aktivitas tertentu, tubuh Anda akan beradaptasi dan latihan Anda tidak berpengaruh lagi, akibatnya Anda akan membakar lebih sedikit kalori,

8. Anda tidak perlu mengurangi berat badan

Dengan semakin banyaknya jumlah penderita obesitas di dunia, maka tampaknya sulit bagi setiap orang menurunkan berat badannya. Meskipun banyak orang memang perlu menurunkan berat badan mereka, Anda mungkin bukanlah salah satu dari mereka. 

Daripada berusaha membentuk tubuh yang tidak masuk akal (dan ingatlah, semakin kecil berat tubuh Anda, akan lebih sulit Anda untuk menurunkan berat badan), tanyalah pada diri Anda sendiri, dan dokter Anda, sejujurnya jika ada alasan medis yang Anda butuhkan untuk menurunkan berat badan. Jika tidak, sudah saatnya untuk menghentikan diet dan mulai memberikan penghargaan atas kerja keras.

9. Berat badan Anda tidak mencerminkan lemak tubuh Anda yang sesungguhnya

Banyak orang yang berpikir bahwa berat badan mereka merupakan cara untuk mengukur seberapa banyak lemak Anda, apakah mereka telah berkurang atau bertambah. 

Namun meski angka memberitahu berat badan Anda, angka tersebut tidaklah menunjukkan seberapa banyak lemak, otot atau cairan tubuh Anda, sehingga hal itu bukanlah gambaran yang akurat untuk melihat kemajuan penurunan berat badan. 

Sebagai contoh, mendapatkan otot lewat latihan fitness yang baru dapat membuat Anda lebih lambat turun berat badan, karena cairan dapat tertimbun. Untuk indikasi yang lebih akurat dari kadar lemak Anda, cobalah untuk menelusuri perubahan ukuran dan seberapa pas pakaian Anda, atau cobalah untuk memeriksakan kadar lemak tubuh Anda.

10. Anda punya gangguan kesehatan

Banyak gangguan kondisi kesehatan seperti polycystic ovary syndrome (PCOS), gangguan tiroid dan ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan bertambahnya berat badan Anda dan membuatnya sulit untuk turun kembali. Juga alergi pada makanan dapat membuat Anda sulit menurunkan berat badan. 

Meskipun gangguan kesehatan tersebut itu tidak selalu menjadi satu-satunya penyebab naiknya berat badan, efek samping dari obat-obatan tertentu dapat menyebabkan berat badan Anda bertambah, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter tentang hal ini jika Anda berniat menurunkan berat badan



10 Makanan Diet yang Bisa Membuat Anda Gemuk



Jus dan smoothie
Ketika menakar asupan kalori kita sehari-hari, kita sering lupa memperhatikan kalori yang berasal dari cairan. Minuman yang Anda konsumsi sepanjang hari dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Meski smoothie dan jus dapat dianggap asupan harian Anda akan buah, jika diberi gula malah dapat menambah ratusan kalori ekstra pada asupan harian Anda. Smoothie dan jus mengandung lebih banyak gula tetapi kurang mengandung serat dibandingkan buah utuh. Buah segar jauh lebih baik. 

Sereal bar

Banyak dari kita percaya bahwa satu bar sereal adalah makanan ringan sehat yang sempurna dan praktis. Namun, menu makan pagi seperti itu sebagian besar dikemas dengan gula tebu dan sirup jagung, belum lagi kadar lemaknya yang tinggi. Bahkan, meskipun mereka terkesan menyehatkan, sereal bar mengandung banyak lemak, gula dan kalori layaknya sebatang coklat pada umumnya, dan dapat menyebabkan gangguan pada kadar gula darah yang akan meningkatkan nafsu makan. 

Buah kering

Seperti halnya dengan smoothie dan jus, buah yang dikeringkan memiliki banyak khasiat yang bermanfaat dan bisa menambah asupan buah harian Anda. Namun, karena konsentrasi gula yang terjadi ketika buah dikeringkan, makanan ini juga memliki kandungan kalori dan gula yang tinggi bila dibandingkan dengan buah segar. Buah kering juga memiliki kandungan serat dan nutrisi yang lebih rendah. Selain itu, banyak merek menambahkan gula pada buah yang dikeringkan untuk meningkatkan rasa, yang berarti juga meningkatkan kalori.

Minuman soda diet
Kita banyak beralih ke versi bebas gula dari minuman favorit kita untuk membantu tetap langsing, namun minuman diet sebenarnya justru bisa menyebabkan gemuk. Penelitian yang dilakukan Texas Health Science Center di San Antonio mengungkapkan, mereka yang mengonsumsi minuman diet harian mengalami peningkatan lingkar pinggang 70 persen lebih besar daripada mereka yang tidak meminumnya sama sekali. Sedangkan penelitian sebelumnya menunjukkan, risiko obesitas meningkat 41 persen untuk setiap minuman diet yang dikonsumsi. Diduga hal ini disebabkan karena pemanis buatan memicu nafsu makan kita, dan juga dapat menghambat sel-sel otak yang membuat Anda merasa kenyang.

Salad

Ketika makan di luar atau membeli makanan di perjalanan, salad pada umumnya disajikan sebagai "pilihan yang menyehatkan". Namun, fakta itu tak selalu benar. Meskipun salad mengandung sayuran dan bahan-bahan sehat, banyak juga salad yang menggunakan bumbu manis serta berminyak yang kaya lemak dan kalori. Banyak salad yang mengandung lemak tak jenuh yang dapat membantu penurunan berat badan (seperti halnya pada alpukat dan minyak zaitun), namun juga tidak selalu begitu. Hindari kalori jahat dengan membubuhkan saus ringan pada salad Anda seperti cuka apel, atau tidak menggunakan saus sama sekali.

Sup
Meskipun sup bisa menjadi makanan penurun berat badan yang sempurna jika disajikan dengan benar, tidak semua sup masuk ke dalam kategori makanan diet. Bahkan, banyak sup memberikan cukup banyak lemak dan kalori, terutama yang mengandung produk susu seperti krim atau keju. Selain itu, banyak sup yang mengandung banyak garam, yang dapat menyebabkan kembung. Untuk menjaga agar tetap langsing dan mengurangi kalori, cobalah beli (atau lebih baik lagi, dengan membuatnya sendiri) sup yang berbahan dasar sayuran dan tidak mengandung krim.


Saus
Hummus (makanan khas Arab) sering dianggap sebagai makanan bersaus yang menyehatkan. Namun, meskipun makanan ringan yang sehat itu bergizi, makanan tersebut juga mengandung kalori dan lemak dari bahan dasar minyak dan tahini (sejenis pasta). Saus lainnya yang harus diperhatikan para pendiet adalah guacamole (saus alpukat khas Meksiko) yang mengandung kalori, meskipun juga mengandung nutrisi dan lemak tak jenuh. Jika Anda ingin melakukan diet, cobalah tomat salsa buatan sendiri yang mengandung bahan-bahan bergizi dan hampir tidak mengandung lemak. 


Keripik sayur
Banyak orang menganggap keripik sayur sebagai alternatif yang "sehat" dibandingkan keripik kentang. Namun, meskipun beberapa keripik sayuran mengandung sedikit lebih banyak serat dan vitamin daripada keripik kentang, fakta itu tidak selalu berlaku dan perbedaannya sangat kecil. Sebagian besar vitamin yang berasal dari sayuran segar hilang dalam proses pembuatannya menjadi keripik. Selain itu, keripik sayuran biasanya mengandung lemak dan kalori sebanyak yang dikandung oleh kentang dan juga mengandung banyak garam. 


Popcorn
Popcorn merupakan camilan bergizi tinggi, makanan ringan yang berserat tinggi dan bagus untuk diet. Namun, ketika mentega ditambahkan ke dalam pembuatannya, makanan ringan yang lezat itu dapat kehilangan zat yang menyehatkan. Popcorn yang dijual di toko dan di bioskop memiliki kandungan lemak dan kalori yang tinggi karena lapisannya banyak mengandung mentega dan/atau gula, dan sering juga disajikan dalam jumlah besar. Selain itu, karena makanan ringan ini cocok untuk menonton TV dan sering dimakan di depan layar, kita cenderung mengonsumsi lebih banyak dari yang kita inginkan. 


Granola

Granola dipasarkan sebagai makanan sehat, dijual di toko makanan kesehatan dan bentuknya juga terlihat menyehatkan, jadi granola pasti merupakan makanan untuk diet, benar kan? Tapi granola sayangnya tidak termasuk ke dalam kategori makanan untuk diet. Meskipun granola tidak diragukan lagi merupakan makanan yang bergizi dan kaya akan serat, granola juga mengandung gula dan minyak dalam jumlah besar, yang menjadikannya makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori. Untuk menjaga kerampingan lingkar pinggang Anda, cobalah makan granola dalam porsi yang sedikit atau, sebaiknya, ganti dengan sereal yang rendah lemak dan bebas gula yang akan memberi manfaat kesehatan yang sama tanpa kalori.


ok sekian dulu info nya ya lain waktu ak sambung.....semoga bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar