nah sekarang aku sambung lagi ya ini masih membahas soal gigi, kalau gigi kita bersih dan cemerlang kita jadi percaya diri, satu lagi yang harus kita perhatikan supaya mulut kita waktu berbicara tidak menimbulkan bau yang tentunya akan menjauhkan dari pertemanan bahkan relasi kerja ......langsung kita simak bersama ya....
yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.Yesaya 45:7
Bau Mulut, Ini Dia Penyebabnya
· REPUBLIKA.CO.ID, Bau mulut memang mengganggu dalam
pergaulan. Menurut dr Zubairi Djoerban, spesialis penyakit dalam, penyakit
napas bau atau halitosis, adalah keadaan di mana terdapat bau yang tidak
menyenangkan dari napas seseorang. Dapat disebabkan oleh bakteria
yang berkembang akibat makanan yang tertinggal di dalam mulut.
Halitosis cukup sering ditemukan, dan bersama-sama dengan karies
gigi dan penyakit periodontium merupakan penyebab tersering seseorang
pergi berobat ke dokter gigi.
Halitosis
selain pada orang yang sedang sakit, juga ditemukan pada orang sehat sewaktu
bangun tidur pagi hari. Hal tersebut terjadi akibat bakteria yang berada di
sekitar mulut menjadi aktif, karena ada sisa makanan yang tertinggal di dalam
mulut, di sekitar celah-celah gigi, kerongkongan, langit langit,
sekitar lidah dan gusi.
Bakteria
aktif waktu malam hari ketika kita tidur, karena ada sisa makanan, pH air
liur yang lebih asam, dan kurang aktivitas mengunyah dan bicara.
Sebetulnya mulut bau mudah dicegah,
relatif mudah diobati, namun juga mudah terjadi jika kesehatan dan kebersihan mulut tidak dijaga.
Selanjutnya,
menurut dr Zubairi yang juga konsultan onkologi dan hematologi medik ini, bau
mulut juga dapat disebabkan oleh penyakit ginjal menahun, penyakit hati
menahun, infeksi saluran napas dan sinusitis (radang sinus, rongga
di tulang wajah). Bau mulut juga dapat dipicu oleh penyakit
di gusi (gusi bengkak atau gusi berdarah). Untuk menghindari bau
mulut diperlukan cukup minum
dan cukup banyak bicara dan mengunyah.
Merokok
dan minum alkohol juga merupakan penyebab yang sering ditemukan pada mulut
bau (serta penyebab berbagai penyakit lain), karena itu harus dihentikan.
Penyebab mulut bau yang lumayan sering ditemukan adalah
kebiasaan makan makanan berbau, misalnya petai,
jengkol, bawang, dan durian. Beberapa obat antihistamin, diuretik juga
dapat mengeluarkan bau tidak enak.
Mencegah Bau Mulut
Bau
mulut adalah masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering dikeluhkan
oleh pasien, selain sakit gigi. Bau mulut ini merupakan hal yang paling sering
disebabkan oleh masalah kebersihan mulut. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh
kondisi kesehatan atau penyakit tertentu.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut:
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah bau mulut:
1.
Menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur.
Melakukan flossing minimal sekali sehari. Penggunaan obat kumur biasanya hanya
membantu menyegarkan napas untuk sementara. Tanpa sikat gigi dan flossing
hingga bersih, obat kumur tidak akan efektif menghilangkan bau mulut.
2.
Sikat lidah. Sikat lidah ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan
sikat gigi maupun sikat lidah khusus yang sudah banyak dijual di supermarket
atau toko-toko serba ada. Permukaan lidah disikat hingga 5 - 15 kali, terutama
bagian tengah lidah.
3.
Bila menggunakan gigi tiruan lepasan atau kawat gigi lepasan, jangan lupa untuk
selalu membersihkan alat-alat lepasan
tersebut secara rutin.
4.
Jaga agar mulut tetap lembab, baik dengan cara minum air putih
yang cukup (bukan dengan kopi atau softdrink), ataupun dengan
mengunyah permen karet xylitol atau menghisap permen yang tidak mengandung
gula.
5.
Sikat gigi diganti dengan yang baru setiap
3 bulan sekali.
6.
Periksa gigi Anda di dokter gigi, minimal
6 bulan sekali untuk memeriksa dan membersihkan gigi dari karang gigi yang
ada.
Selain rutin sikat gigi, perhatikan apakah ada lubang di gigi yang belum ditambal, atau ingat-ingatlah, kapan terakhir membersihkan karang gigi (scaling) di dokter gigi. Gigi yang lubang dan karang gigi yang menumpuk juga menjadi penyebab bau mulut.
Selain rutin sikat gigi, perhatikan apakah ada lubang di gigi yang belum ditambal, atau ingat-ingatlah, kapan terakhir membersihkan karang gigi (scaling) di dokter gigi. Gigi yang lubang dan karang gigi yang menumpuk juga menjadi penyebab bau mulut.
Ingatlah,
obat kumur atau permen wangi, atau obat semprot mulut bukanlah solusi untuk
menghilangkan bau mulut. Hal-hal tersebut tadi hanya membantu menghilangkan bau
mulut untuk sementara waktu. Bila efeknya hilang, bau mulut pasti menyeruak
kembali.
Lima Fakta tentang Gigi yang
Harus Diketahui
· Lima
Masalah Gigi yang Tak Bisa Dipandang Sepele
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Mengabaikan kesehatan gigi, berarti mengabaikan kesehatan tubuh lainnya. Pasalnya, jika gigi tak dirawat secara maksimal, gigi akan terserang kuman atau mengalami kerusakan.
Mengabaikan kesehatan gigi, berarti mengabaikan kesehatan tubuh lainnya. Pasalnya, jika gigi tak dirawat secara maksimal, gigi akan terserang kuman atau mengalami kerusakan.
Berikut ini fakta tentang
gigi:
1. Gosok gigi yang paling
bagus satu jam setelah makan. Karena setelah kita makan, derajat keasaman pada gigi akan naik
dan asam akan menghauskan email gigi, serta lapisan di bawah email yang disebut
dentin. Jika kita langsung menyikat gigi setelah makan akan merusak email dan
dentin tersebut.
2. Gigi geraham terakhir
atau geraham bungsu bisa keluar atau tidak. Jika tak bermasalah umumnya tidak
mengganggu, begitu juga sebaliknya. Tetapi kita harus waspada jika kepala pusing dan
sendi ngilu, karena hal itu tanda-tanda geraham bungsu bermasalah.
3. Masih mengenai gigi
geraham. Gigi geraham bungsu yang paling belakang tumbuh miring akan
menyebabkan orang merasa kesakitan sekali ketika giginya tumbuh. Tetapi ini
sangat individual sekali. Salah satu faktornya karena genetik. Seperti
rahangnya kecil, bentuk gigi besar, posisi benih gigi perlu diperhatikan. Kalau
tidak, gigi akan tumbuh miring, kepala sakit, tindakannya akan dilakukan
pembedahan, agar gigi diberikan jalan keluar.
4. Gigi akan mencari
pasangannya. Gigi atas dan gigi bawah. Jika gigi atas tanggal atau copot, gigi bawah akan naik atau
lama-kelamaan akan miring, untuk mengisi ruang yang tersisa. Dan hal ini akan
mengakibatkan struktur gigi berubah.
5. Gigi goyang dapat
dikuatkan dengan cara oral profilasi, seperti fisioterapi, tetapi dokter harus
lihat dulu kerusakannya. Jika rusaknya berat atau pasien ada penyakit lain,
dokter akan menyarankan perawatan atau tindakan lainnya
Jangan Langsung Sikat Gigi
Setelah Makan!
Ghiboo.com - Menyikat gigi sehabis makan memang disarankan agar
bakteri-bakteri tidak berkembang di dalam mulut. Namun, Anda perlu tahu jeda waktu yang tepat untuk menyikat gigi setelah
makan atau minum.
Dokter gigi memperingatkan bahwa menyikat gigi dalam setengah jam pertama setelah makan atau minum secangkir kopi justru akan menyebabkan kerusakan parah pada gigi Anda.
Segera menyikat gigi setelah makan justru akan menaikkan kadar asam di gigi. Pada akhirnya, akan melemahkan email gigi dan membuat gigi menjadi rusak.
"Dengan menyikat gigi, Anda justru mendorong asam lebih masuk ke dalam enamel dan dentin gigi (lapisan di bawah enamel)," ungkap Dr Howard R. Gamble, presiden dari Academy of General Dentistry, seperti dikutip melalui Dailymail (5/6).
Hal tersebut akan semakin diperparah bila seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam, seperti minuman bersoda.
Dokter gigi memperingatkan bahwa menyikat gigi dalam setengah jam pertama setelah makan atau minum secangkir kopi justru akan menyebabkan kerusakan parah pada gigi Anda.
Segera menyikat gigi setelah makan justru akan menaikkan kadar asam di gigi. Pada akhirnya, akan melemahkan email gigi dan membuat gigi menjadi rusak.
"Dengan menyikat gigi, Anda justru mendorong asam lebih masuk ke dalam enamel dan dentin gigi (lapisan di bawah enamel)," ungkap Dr Howard R. Gamble, presiden dari Academy of General Dentistry, seperti dikutip melalui Dailymail (5/6).
Hal tersebut akan semakin diperparah bila seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam, seperti minuman bersoda.
Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan?
Kirim ke tanyaahli@yahoo-inc.com dan para dokter dari MeetDoctor.com akan menjawabnya di Yahoo! SHE.
Obat Alami Gigi 'Nyut-nyutan'
· Ghiboo.com - Sakit gigi memang menyebalkan. Akibatnya, kita tak bisa
menikmati makanan kesukaan dengan nyaman.
Masalah gigi memang harus segera ditangani oleh dokter gigi.
Obat atau operasi gigi mungkin mampu mengatasi sakit gigi permanen.
Namun untuk pertolongan pertama, ada solusi untuk mengatasi
gigi 'nyut-nyutan'.
Cengkeh. Studi
dalam Journal of Dentistry di tahun 2006 mengungkapkan
bahwa cengkeh ampuh meredakan sakit gigi. Cengkeh mengandung eugonol, senyawa
yang banyak digunakan sebagai obat bius analgesik dan lokal, terutama dalam
kedokteran gigi.
Caranya:
Taruh 2-3 tetes minyak cengkeh di kapas, kemudian oleskan
pada gigi Anda. Atau, kunyah beberapa buah kunyit, kemudian berkumur.
Jahe. Menurut California State University, jahe mampu membantu
menenangkan rasa sakit yang terkait dengan sakit gigi.
Caranya:
Ambil jahe ukuran sedang, bersihkan, potong menjadi beberapa
bagian kemudian langsung taruh di gigi yang sakit. Jika mau, Anda boleh
menggigit dan mengunyahnya secara perlahan. Jangan lupa untuk segera
kumur-kumur setelahnya.
Garam. Garam
laut membantu mengurangi tekanan yang menyiksa pada saraf gigi. Sehingga, ampuh
untuk menghilangkan rasa sakit sakit, bahkan menyembuhkan.
Caranya:
Campurkan 1 sendok makan garam ke dalam segelas air.
Kemudian berkumurlah selama 30 detik. Ulangi hingga beberapa kali.
Bawang. Bawang
memberikan double kebaikan, untuk gigi. Tak hanya mengatasi sakit gigi, tetapi
juga membunuh kuman.
Caranya:
Kunyah beberapa siung bawah selama 3 menit untuk
menghancurkan bakteri dalam mulut dan membuat nyeri sakit gigi hilang.
Ok semoga bermanfaat





.jpg)


.jpg)
.jpg)