Selasa, 30 April 2013

Kenapa Gigi jadi Kuning dan bagaimana supaya gigi bersih dan cemerlang

ok sekarang kita membahas soal gigi kita yang harus kita jaga supaya kelihatan cemerlang dan kalau terseyum kita pede ngak malu....coba kalau giginya kuning...malu khan dan kesannya orang akan negatif  gitu   ..ok sekarang langsung aja ya..


Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."





Apa Penyebab Gigi Jadi Kuning?

Memiliki gigi putih bersinar adalah dambaan semua orang. Namun terkadang tanpa disadari asupan makanan yang kita konsumsi menyebabkan warna gigi yang putih jadi berubah kuning. Sebut saja teh, kopi, minuman bersoda, dan jenis-jenis buah beri termasuk beberapa makanan yang dikenal sebagai pembuat noda pada gigi.
"Jangan biarkan penampilan Anda rusak karena warna gigi yang kekuningan. Selain obat-obatan dan gaya hidup, ada beberapa makanan yang berpengaruh pada warna gigi seseorang," ungkap drg Novandhyta Hapsari dalam media gathering Ultimo Aesthetic & Dental Care di Plaza Asia, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu.
Beberapa jenis makanan lain yang bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi antara lain:

1. Tomat.
Sama seperti buah beri, tomat juga memiliki kandungan warna alami pada buah yang bisa meninggalkan noda pada gigi. Keadaan ini akan diperparah jika tomat ini sudah diolah menjadi saus tomat botolan. Kandungan zat pewarna tambahan di dalam saus tomat juga bisa memperparah bekas warna yang ditinggalkan pada gigi. Selain saus tomat, saus sambal, kecap, dan kuah kare yang kental juga menjadi penyebab noda pada gigi.

2. Minuman kesehatan dan minuman olahraga.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa minuman olahraga dan minuman kesehatan juga bisa menyebabkan kerusakan enamel gigi karena kandungan asamnya. Akibatnya noda akibat minuman ini akan tertinggal di gigi. Sebaiknya pilih air putih sebagai pengganti minuman kesehatan ataupun minuman olahraga.

3. Jus buah.
Meski sebenarnya buah berpengaruh positif pada tubuh, namun kandungan asam dari buah yang terlalu tinggi dan terlalu banyak bisa merusak gigi. Kandungan asam dalam buah bila dikonsumsi terus-menerus dalam jumlah yang terlalu banyak juga bisa merusak enamel gigi dan membuat gigi berlubang.

4. Wine.
Bekas tumpahan wine di taplak meja biasanya akan sulit dihilangkan. Tak heran bila wine, terutama red wine, juga bisa meninggalkan noda pada gigi. Kandungan asam, tannin, dan chromogen pada wine itulah yang menyebabkan noda pada gigi. Selain anggur merah, anggur putih juga bisa membuat gigi berubah warna.

5. Antibiotik.
Terlalu sering mengonsumsi obat-obatan, terutama antibiotik, juga bisa menyebabkan gigi menjadi kuning. Kandungan tetracycline pada antibiotik adalah faktor penyebab gigi menjadi kuning, terutama pada anak-anak. Konsumsi antibiotik yang mengandung tetracycline selama masa pertumbuhan gigi (mulai dari awal kehamilan sampai anak usia 8 tahun) bisa membuat gigi anak mengalami perubahan warna yang bersifat permanen. "Namun, sekarang ini antibiotik yang mengandung tetracycline ini sudah sedikit dan jarang digunakan lagi," kata Novandhyta.

 

 

Pertanyaan Berbagai Penyebab Gigi Kuning


Tanya:
Saya bingung dengan gigi saya yang kuning, padahal saya selalu rutin menggosok gigi saya minimal 2x sehari. Apalagi minum kopi dan teh pun sangat jarang. Kira-kira penyebabnya apa, ya? Terima kasih.
Mela

Jawab:
Hai Mela,

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi warna kuning pada gigi.


1. Faktor alami
Beberapa orang memang diciptakan dengan gigi berwarna kuning. Hal ini bukan suatu kelainan atau kecacatan. Sebenarnya sebagian besar dari permukaan terluar gigi (yang dinamakan email) manusia berwarna putih. Namun, lapisan di bawahnya yang disebut dentin secara alami memang berwarna kuning. Dalam beberapa kondisi, lapisan email yang tidak mengalami mineralisasi dengan baik akan menyebabkan warna dentin menjadi jelas, sehingga tampaklah gigi tersebut berwarna kuning. Anda tidak dapat mengubah warna gigi alami ini kecuali jika Anda menggunakan metode pemutihan gigi.

2. Penuaan
Anda harus menerima kenyataan bahwa kuningnya gigi adalah bagian dari terjadinya penuaan yang alami. Namun sebaiknya Anda hati-hati pula dalam menjaga kebersihan. Selama jangka waktu tertentu, agen stain (bahan yang melekat pada permukaan gigi) dapat menimbulkan warna kuning pada gigi Anda. Semakin banyak agen stain yang melekat pada permukaan terluar (email) gigi Anda, semakin warna putih (email) gigi Anda tertutupi dan akhirnya warna kuning gigi akan terlihat.

3. Kebersihan gigi dan mulut
Kebersihan gigi dan mulut yang buruk adalah penyebab utama gigi berwarna kuning. Banyak pendapat mengatakan bahwa gigi kuning dapat menyebabkan berbagai macam masalah, padahal kebersihan gigi dan mulut yang buruklah yang selalu jadi biang keladi dan sejumlah masalah gigi dan mulut, termasuk menyebabkan gigi berwarna kuning.

4. Kebiasaan makan 
Makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat menjadi penyebab terjadinya perubahan warna pada gigi. Minuman seperti teh, kopi, dan soda mempunyai efek “mewarnai” gigi. Merokok dan mengunyah tembakau juga menyebabkan stain (warna) pada gigi oleh karena adanya akumulasi nikotin pada gigi.

drg. Natalia AstinaJika Anda mempunyai gigi yang berwarna kuning, jangan minder, karena ini tidak berarti gigi Anda lebih buruk dari gigi putih. Warna gigi tak mempengaruhi kesehatan. Poin penting yang utama adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut. Apa gunanya gigi putih cemerlang jika tidak sehat?



 

 

10 Tip Dapatkan Gigi Putih Cemerlang

·         Lihat Foto1. Kurangi konsumsi anggur merah
Anggur merah merupakan kombinasi pewarna dan asam yang dalam jangka pendek dapat menodai air liur Anda dan melapisi gigi dengan noda merah. Dalam jangka panjang, anggur juga dapat merusak email gigi. Untuk mengatasi hal tersebut, sikatlah gigi Anda atau minum segelas air jika Anda baru saja meminum satu atau dua gelas anggur merah.

2. Kurangi merokok
Merokok tidak hanya menyebabkan bau mulut, tetapi dapat membuat noda permanen pada gigi jika Anda merokok selama bertahun-tahun, karena noda dapat menyebar ke celah-celah kecil di email gigi. Hal tersebut juga dapat menyebabkan penyakit gusi, gigi mudah tanggal, dan dalam kasus yang ekstrem dapat menyebabkan kanker mulut. Sangat menyeramkan.

3. Kurangi konsumsi teh dan kopi
Teh dan kopi mengandung tanin yang dapat menimbulkan noda pada gigi, sementara teh dan kopi hitam dapat menimbulkan kerusakan yang paling parah. Gantilah minuman tersebut dengan teh hijau, teh putih, atau teh herbal.

4. Gunakan obat kumur
Berkumurlah sehabis makan, dengan obat kumur, untuk membersihkan mulut dari bakteri. Beberapa merek obat kumur yang mengandung whitening tidak hanya membantu mencegah mulut dari kuman, tetapi juga dapat digunakan untuk mencegah timbulnya noda gigi.

5. Menyikat gigi sehabis makan
Sikatlah gigi Anda satu jam setelah makan untuk memberikan waktu air liur di mulut Anda menetralisir asam dalam makanan Anda. Jangan menyikat gigi langsung setelah makan karena dapat merusak gigi, terutama jika makanan yang Anda konsumsi mengandung asam, seperti minuman bersoda dan buah.

6. Bersihkan dengan benang gigi setiap hari
Meskipun tidak terlalu meringankan gigi Anda, benang dapat membuat gigi terlihat lebih putih dengan menghilangkan partikel di celah gigi. Hal tersebut juga dapat mencegah penyakit gusi.

7. Gunakan lipstik berwarna merah cerah
Lipstik merah dengan nuansa biru seperti Ruby Woo dari MAC dapat menambah warna putih alami gigi Anda, sementara warna merah cerah juga membuat gigi terlihat lebih putih. Maybelline Color Sensational dengan warna Coral Crush merupakan produk yang direkomendasikan oleh para blogger kecantikan sebagai salah satu lipstik pemutih gigi terbaik. Jika Anda memiliki gigi yang  kuning, hindari menggunakan warna pink, karena akan membuat kontras warna yang buruk.

8. Ganti sikat gigi Anda setiap tiga bulan
Sikat gigi dapat menjadi usang setelah beberapa bulan pemakaian, dan sikat tersebut tidak efektif lagi menghilangkan plak dari gigi dan gusi. Hal tersebut juga menjadi tempat berkembang biaknya kuman, jamur dan bakteri. 

9. Hindari makanan berwarna gelap setelah melakukan perawatan pemutihan gigi
Makanan dan minuman tertentu, seperti kopi, teh, minuman bersoda, cuka dan kecap bisa menimbulkan noda pada gigi Anda, yang dapat merusak perawatan gigi yang baru saja Anda lakukan. Cobalah hindari makanan yang bisa menodai pakaian Anda karena mereka juga cenderung bisa menodai gigi.

10. Makanlah buah dan sayur yang renyah
Makanan seperti apel, seledri dan wortel memiliki penggosok alami yang dapat membantu menghilangkan noda dari gigi, juga tidak merusak email gigi Anda.
Untuk informasi lebih lanjut tentang pemutihan gigi secara profesional, kunjungi situs 
LoveLite.

Kebiasaan Buruk yang Memengaruhi Kesehatan Gigi

Tanpa disadari, kadang kita punya beberapa kebiasaan buruk yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan gigi dan mulut secara umum, maupun spesifik. Menghilangkan kebiasaan buruk ini bukan hal yang mudah, tapi dapat dilakukan bila diniatkan dan punya kemauan ke arah yang lebih baik. Ini dia kebiasaan buruk yang dimaksud:

●    Merokok
Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang paling buruk dan bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang, baik terhadap kesehatan gigi maupun rongga mulut. Merokok juga dapat menyebabkan noda pada gigi dan bau mulut. Efek jangka panjangnya, merokok dapat meningkatkan penyakit gusi serta memperlambat proses penyembuhan. 

●    ‘Bruxism’
Kebiasaan menggesek-gesekkan gigi antara gigi-geligi rahang atas dan rahang bawah, atau bruxism, biasanya terjadi secara tidak sadar ketika stres. Beberapa orang juga mengalaminya di saat tidur. Kebiasaan ini dapat membuat enamel permukaan gigi menjadi tipis, bahkan menimbulkan keretakan pada struktur gigi, serta merusak tambalan.

●    Mengunyah makanan pada satu sisi

Beberapa orang mempunyai kebiasaan mengunyah makanan pada salah satu sisi saja. Kebiasaan ini umumnya disebabkan nyeri atau sakit pada salah satu gigi di sisi tertentu. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya masalah serius atau kelainan pada sendi rahang.

●    Menggigit benda keras

Kebiasaan ini biasanya merupakan penyaluran dari stres atau banyak pikiran. “Korban” gigitan biasanya pensil, pulpen, kuku, remote TV, atau benda-benda keras lainnya. hal ini dapat membuat permukaan gigi menjadi terkikis, bahkan keretakan pada struktur gigi.

●    Menjadikan gigi sebagai gunting atau pembuka botol

Pernah lihat iklan pasta gigi di layar TV yang memperlihatkan orang-orang menggunakan gigi untuk membuka tutup botol, menyobek kemasan makanan, memotong label baju baru? Tugas berat semacam ini tidak pantas ditanggung oleh gigi-geligi, sebab akan merusak struktur.
Nah, demikian beberapa kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut kita bila tidak diperhatikan. Mari mulai belajar menghilangkan kebiasaan-kebiasaan tersebut bila ingin gigi kita sehat dan kuat hingga tua.

6 Makanan yang Memutihkan Gigi


Semua pasti ingin memiliki gigi putih cemerlang, namun tak semua punya uang untuk memutihkan gigi di dokter atau dengan cairan pemutih gigi yang mengandung efek samping. Padahal gigi putih bersinar juga bisa didapatkan dengan mengonsumi lima makanan berikut ini.




1. Stroberi
Buah cantik ini memproduksi enzim malic acid yang membantu memutihkan gigi. Selain dengan langsung memakannya, stroberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, diamkan selama lima menit lalu bilas dan gosok gigi seperti biasa.





2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
Contoh terbaik adalah apel, seledri, dan wortel. Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, "menggosok" gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.




3. Keju
Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid yang berfungsi melindungi gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt. Sedangkan untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi. 



4. Jeruk dan nanas
Saat mengonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang membantu membersihkan gigi secara alami.



5. Baking soda
Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak. Anda bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi, namun para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi. Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda.



6. Permen karet yang mengandung xylitol
Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak. Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.


Untuk  hal gigi banyak sekali infonya tapi ini aku infoin yang penting-penting aja ya.... satu lagi mengenai perawatan gigi dan cara mengatasi bau mulut....ada komentar dan tambahan boleh infoin ke aku ya terima kasih















Tidak ada komentar:

Posting Komentar